Tabel ADIKSIMBA

 Apa yang terjadi?

Untuk mempererat hubungan antara Kesultanan Deli dan Kesultanan Aceh (meminang tuan Putri Hijau) untuk menjadikan permaisuri nya di Kesultanan Aceh, kemudian Sultan Deli menyerahkan jawaban kepada putrinya dan Putri Hijau menolak pinangan dari Sultan Aceh.

Mendengar jawaban Putri Hijau, Sultan Aceh merasa terhina dan marah luar biasa, kemudian Sultan Aceh memerintah kepada panglima untuk menyerang Kesultanan Deli dan terjadi perang antara Kesultanan Aceh dan Kesultanan Deli


Di mana kejadiannya? 

Di Sumatera Utara, lebih tepat nya di Istana Kesultanan Aceh dan Laut.


Kapan terjadinya?

 Pada masa Kesultanan Deli, setelah Sultan Aceh melihat cahaya hijau


Siapa yang terlibat?

Sultan Aceh, 2 prajurit, warga, Putri Hijau, Sultan Deli

Anak Sultan Deli :

1. Mambang Yazid 

2. Mambang Hayali

3. Putri Hijau


Mengapa hal itu terjadi?

Karena Putri Hijau saat ini belum siap menikah dengan Sultan Aceh dan Sultan Aceh marah luar biasa dan merasa terhina dengan keputusan putri hijau


Bagaimana terjadinya?

Kemudian Sultan Aceh memerintah panglima untuk menyerang Kesultanan Deli dan terjadi perang antara Kesultanan Aceh dan Kesultanan Deli karena merasa terhina dengan keputusan Putri Hijau. Perang pecah seketika dan tembakan meriam dari prajurit Aceh seolah tanpa henti menghujani benteng pertahanan Kesultanan Deli. Benteng pertahanan Deli tidak mampu bertahan lama pelan tapi pasti prajurit Aceh mendekati benteng dan berhasil masuk dan terjadilah pertempuran sengit didalam benteng 

Setelah berpesan pada putrinya, Mambang Hayali memimpin prajurit Kesultanan Deli menghadapi serbuan prajurit Aceh, sedangkan Mambang Yazid pergi ke arah laut akhirnya Putri Hijau pun tertawan kakaknya Mambang Hayali tewas dalam pertempuran. 

Seperti pesan ayahnya Putri Hijau meminta kotak kaca dan 9 butir dan segenggam beras. Di Selat Malaka dalam perjalanan menuju Aceh tiba tiba Putri Hijau keluar dari kotak kaca ia melempar 9 butir telur ayam dan segenggam beras kedalam lautan dan memanggil kakaknya Mambang Yazid tidak lama kemudian seekor naga muncul dari dalam lautan. Naga itu membawa Putri Hijau, Sultan tidak bisa menghentikan naga yang membawa Putri Hijau. Sultan Aceh menyesal untuk menjadikan Putri Hijau menjadi permai suri nya.

Ringkasan

Cerita ini mengisahkan kecantikan seorang gadis yang memancarkan cahaya hijau ketika malam. Gadis tersebut bernama Putri Hijau yang merupakan adik dari raja Mambang Yazid dari Kerajaan Tanah Deli. Kecantikan dan pancaran cahaya hijau ini ternyata memikat seorang raja dari Aceh dan ingin untuk memperistrinya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nilai-nilai yang ada di cerita hikayat Sa-Ijaan dan Ikan Todak

Identifikasi cerita Hikayat Sa-ijaan dan Ikan Todak